aku adalah orang yang beruntung..?? ya..!!
puji Tuhan, aku dapat pekerjaan...
pertama-tama disaat aku ingin mati, ingin meninggalkan semuanya,
terbukalah pintu kehidupan baru untukku..
bermula ketika seperti biasanya aku bangun siang dan belum mandi dan belum sarapan,
ketika saat itu jam di HP menunjukkan jam 9 pas..
tiba2 HP berdering, ada yang nelpon dan itu nomer baru yang belum tersimpan di HP.
"biasanya" aku tak akan mengangkat telp dari nomer tak dikenal, tapi ntah kenapa saat itu aku mengangkatnya,
dan ternyata yang menelpon adalah temanku..
dia menawari ku sebuah pekerjaan..
dan tidak berapa lama aku bergegas dan menerima pekerjaan itu..
*dan lebih enaknya lagi aku langsung ditawari "tertarik atau tidak" dan tidak di wawancarai macem2, ijazah macem2, pengalaman macem2, gila...!!
aku beruntung, dan langsung skip ke next level lagi..!!
*bukan cuma itu keberuntunganku di mulai..
pekerjaanku dituntut untuk menjalin mitra dengan sekolah2..
jadi banyak bertemu dengan siswa-siswa SMU SMP SD...
apalagi kalau OSIS SMU nya cewe... #hehe
*ada lagi keberuntunganku, selain aku berbincang2 dengan para guru dan OSIS, saat bekerja aku juga di temani 2 cewe cantik kemana pun aku pergi... #indahnya dunia
aku merasa jadi orang yang sangat sangat beruntung, terima kasih Tuhan.. >,<
dan aku kan selalu tetap memegang keberuntungan itu...
mulai sekarang hidupku akan selalu aku lalui dengan semangat dan ketekunan... :D
GBU~
jangan menyerah, dan putus asa!!
pasti akan ada jalan tentang semua ketidakberuntungan...
dan percayalah pada dirimu sendiri...
Showing posts with label Pengalaman. Show all posts
Showing posts with label Pengalaman. Show all posts
13 March 2011
25 August 2010
Another Love Story *The End
lagi...
kisah cintaku kandas karena alasan yang tidak berdasar...
padahal aku cuma pengen cerita... tapi ujung2nya sama saja... >,<
"ya sudahlah..."
kata seseorang kepadaku...
"tidak baik bersedih terus-terusan... wong kita itu masih muda... masih banyak cinta yang lain yang mungkin bisa lebih mengerti tentang kamu..."
setelah sejenak memendam rasa sedih itu... aku berpikir... bagaimana caranya biar aku tidak memikirkan kesedihan dan luka ini...
dan akhirnya aku berhasil mensuggest diriku sendiri.. dan teman juga berperan penting dalam hal ini... *tengkyu palz...
mereka memberiku harapan lagi...
dengan melupakan sejenak luka cinta ini... ^^
setelah beberapa waktu datanglah dia mendekati hidupku... (aku berpikir begitu.. tp kenyataannya tidak... hehehe...) >,<
sebenarnya aku masih bingung... bagaimana dan kapan kejadian ini bermula... tapi puncak dari PDKT itu berlangsung ketika kami (OMK Karangasem) jaga parkir di Gereja...
bermula dari sebuah chat singkat malam-malam di Facebook...
kemudian berlanjut ke jenjang sms... ^^
ntah bagaimana juga...
perasaan ini datang begitu saja...
aku merasakan nyaman dan bahagia... (dia juga begitu... ketika kemarin aku menanyakan kepada dirinya...)
namanya Angela Padma Dewi Dandawati...

20 Agustus 2010...
aku memberanikan diri untuk melakukan pergerakan... ^^
aku bawa dia ke depan Gereja Kristen Kristus Raja...
dan akhirnya tepat pukul 20.22 dia resmi jadu Pacarku... >,<
setelah itu kami pulang dan makan di Mi Kleco...
gila porsinya kebanyakan... >,<
tepat pukul 21.50an aku menghantar dia pulang...
setelah sampai rumah aku membulatkan tekat dan istirahat sejenak...
sebelum melakukan nadar... ^^
setelah pukul 23.00 aku memulai perjalananku ke Gua Maria Mojosongo.. dengan berjalan kaki...
dengan rute... rumahku - melewati rumah Kenia - Rumah Dewi - menelusuri Jalan Slamet Riyadi - Pasar Gede - Panggung - Goa Maria Mojosongo...
setelah lelah berjalan... pukul 02.15 an aku sampai di Goa Maria...
perasaan senang dan bahagia muncul begitu saja...
di situ aku berdoa dan mengucap syukur... serta tidak lupa memohon bimbingan... ^^
kemudian pukul 02.45an aku mulai mencoba untuk tidur...
tapi belum lama aku tertidur, aku terbangun karena ada teriakan "Sahuur..."
yasudahlah... akhirnya gag isa tidur... dan berdoa lagi... ^^
tepat jam 06.00 aku berjalan kaki menuju RS Dr.Oen...
karena lapar melanda... di sekitar situ aku berhenti di suatu warung soto... makan dan menunggu di jemput sang kekasih... ^^
ah, dunia ini tidak begitu lebar n besar...
bayangkan... Papanya pacarku (alm.) ternyata dulu sohibnya Babeku... >,<
wala... wala.... >,<
*end..
Akan kujaga cinta ini... takkan kulepas lagi... dan takkan kubiarkan dia melepaskannya juga... >,<
sudah cukup aku mengembara...
aku inginkan kau sebagai pendamping hidupku kelak...
apapun yang terjadi... T___T
Tuhan, aku mohon kepadamu... jagalah dia selalu, ketika aku tidak bersamanya... >,<
Amien...
kisah cintaku kandas karena alasan yang tidak berdasar...
padahal aku cuma pengen cerita... tapi ujung2nya sama saja... >,<
"ya sudahlah..."
kata seseorang kepadaku...
"tidak baik bersedih terus-terusan... wong kita itu masih muda... masih banyak cinta yang lain yang mungkin bisa lebih mengerti tentang kamu..."
setelah sejenak memendam rasa sedih itu... aku berpikir... bagaimana caranya biar aku tidak memikirkan kesedihan dan luka ini...
dan akhirnya aku berhasil mensuggest diriku sendiri.. dan teman juga berperan penting dalam hal ini... *tengkyu palz...
mereka memberiku harapan lagi...
dengan melupakan sejenak luka cinta ini... ^^
setelah beberapa waktu datanglah dia mendekati hidupku... (aku berpikir begitu.. tp kenyataannya tidak... hehehe...) >,<
sebenarnya aku masih bingung... bagaimana dan kapan kejadian ini bermula... tapi puncak dari PDKT itu berlangsung ketika kami (OMK Karangasem) jaga parkir di Gereja...
bermula dari sebuah chat singkat malam-malam di Facebook...
kemudian berlanjut ke jenjang sms... ^^
ntah bagaimana juga...
perasaan ini datang begitu saja...
aku merasakan nyaman dan bahagia... (dia juga begitu... ketika kemarin aku menanyakan kepada dirinya...)
namanya Angela Padma Dewi Dandawati...

20 Agustus 2010...
aku memberanikan diri untuk melakukan pergerakan... ^^
aku bawa dia ke depan Gereja Kristen Kristus Raja...
dan akhirnya tepat pukul 20.22 dia resmi jadu Pacarku... >,<
setelah itu kami pulang dan makan di Mi Kleco...
gila porsinya kebanyakan... >,<
tepat pukul 21.50an aku menghantar dia pulang...
setelah sampai rumah aku membulatkan tekat dan istirahat sejenak...
sebelum melakukan nadar... ^^
setelah pukul 23.00 aku memulai perjalananku ke Gua Maria Mojosongo.. dengan berjalan kaki...
dengan rute... rumahku - melewati rumah Kenia - Rumah Dewi - menelusuri Jalan Slamet Riyadi - Pasar Gede - Panggung - Goa Maria Mojosongo...
setelah lelah berjalan... pukul 02.15 an aku sampai di Goa Maria...
perasaan senang dan bahagia muncul begitu saja...
di situ aku berdoa dan mengucap syukur... serta tidak lupa memohon bimbingan... ^^
kemudian pukul 02.45an aku mulai mencoba untuk tidur...
tapi belum lama aku tertidur, aku terbangun karena ada teriakan "Sahuur..."
yasudahlah... akhirnya gag isa tidur... dan berdoa lagi... ^^
tepat jam 06.00 aku berjalan kaki menuju RS Dr.Oen...
karena lapar melanda... di sekitar situ aku berhenti di suatu warung soto... makan dan menunggu di jemput sang kekasih... ^^
ah, dunia ini tidak begitu lebar n besar...
bayangkan... Papanya pacarku (alm.) ternyata dulu sohibnya Babeku... >,<
wala... wala.... >,<
*end..
Akan kujaga cinta ini... takkan kulepas lagi... dan takkan kubiarkan dia melepaskannya juga... >,<
sudah cukup aku mengembara...
aku inginkan kau sebagai pendamping hidupku kelak...
apapun yang terjadi... T___T
Tuhan, aku mohon kepadamu... jagalah dia selalu, ketika aku tidak bersamanya... >,<
Amien...
18 August 2010
Talking 'bout Friend by Me

"lama sudah telah kutunggu jawaban untuk hatiku"
dahulu aku adalah orang yang nakal
dahulu aku gag pernah menganggap pentingnya sebuah Doa dan Gereja
dahulu aku tak pernah bisa mempercayai seseorang
dahulu aku memang tidak bisa membuat orang bahagia ketika aku berada di dekat mereka
dahulu aku hanyalah sebuah sampah
dahulu aku memang tak berguna
dahulu aku memang beban
dahulu aku ini efek negatif
dahulu aku tak percaya bahwa orang bisa berubah...
tapi...
ketika berjalannya waktu...
ketika aku disadarkan...
ketika aku melihat keajaiban yang Ia berikan padaku...
semuanya berubah...
pandanganku...
cara berpikirku...
kepribadianku...
bahkan caraku menilai seseorang yang berada di sekitarku...
sekarang aku tau bahwa mereka (teman-teman dan keluarga dan pacar dan mantan dan semuanya...) adalah bagian dari hidupku...
aku sadar aku tak akan berarti tanpa adanya mereka...
meskipun mereka menjengkelkan
meskipun mereka menyakitkan
meskipun mereka selalu merendahkan orang lain
meskipun mereka selalu sok
meskipun mereka egois
tapi ini lah hidup... tidak ada yang sama...
itulah yang indah dari sebuah hubungan...
dimana mereka yang menjengkelkan dan kita harus bersabar dan mencari tau kenapa mereka seperti itu...itulah namanya teman...
dimana mereka yang selalu menyakitkan entah itu di fisik atau di hati, kita harus bersabar dan berusaha untuk tidak membalasnya dengan memberi kesakitan yang sama dan tetap menerima mereka begitu adanya...
itulah namanya sahabat...
dimana mereka yang egois serta sok, dan kita harus bersabar kembali dan mencari tau bagaimana supaya sikap mereka tidak merugikan banyak orang dan berkelanjutan...
itulah namanya keluarga...
inilah yang dinamakan hidup kawan... kalian harus bisa membaur... kita adalah makhluk sosial... renungkan sejenak apa yang telah kalian lakukan pada hari ini...
jangan lah egomu mengalahkan semuanya...
dan janganlah egomu menjauhkan teman-temanmu...
hargai teman...
hargai sahabat...
hargai keluarga...
dan hargai orang lain...
apapun keadaan dan situasi mereka...
mereka adalah kita...
begitu adanya...
13 August 2010
My New Note Of Life
Setelah sekian lama tidak menulis... ^^
mari kita mulai lagi...

*====*
Kemarin, Tuhan telah menyegarkan aku kembali...
dimana ketika dahulu aku pernah menghancurkan hidupku (2x)...
dimana keterpurukan menghampiriku...
dimana kelakuanku yang aku arahkan ke arah yang negatif...
dimana kelicikan yang negatif aku gencarkan di mana-mana...
semua kebodohan di masa lampau yang selalu membekas di hatiku... >,<
Hampir saja aku terjerumus lagi...
dimana berakhirlah hubunganku dengan kata-kata yang pedas dan tak terarah... >,<
dan kecemburuan kepadanya (karena dia sedang dekat dengan seseorang) yang melanda... >,<
tapi seperti kata Bondan... Ya Sudahlah... ^^
Ya Tuhan, kemarin sodaraku telah Engkau panggil...
dengan kejadian itu aku mendapatkan sebuah pandangan lagi...
dimana kematian tidak bisa kita prediksi...
tidak dokter, tidak romo, tidak cenayang, tidak semua... hanya Engkaulah yang mempunyai kewenangan itu...
kematian bisa menghampiri orang yang sedang senang, sedih, percaya bahwa dia akan sembuh, ataupun orang yang pesimis dengan kesembuhannya...
dengan begitu aku tersadar...
bisa saja besok, atau bahkan dalam hitungan detik saja, kita bakal tiada...
jadi gunakanlah waktu itu sebaik mungkin dan sepositif mungkin...
apapun yang akan terjadi dan apapun yang bakal terjadi...
Sekarang,
aku sudah kembali... (lagi...)
Seseorang telah membimbingku ke arah yang benar... (baca:teman2)
benar apa yang dulu pernah di tulis dalam status FB milik Cornelia Niar "terapi teman", dimana kita bisa melupakan dan sedikit menghapus luka dan perih dengan cara berkumpul dengan teman2...

teman-teman,
mereka memberiku harapan untuk menata hidupku kembali...
mereka menunjukkan sebuah relationship yang dulu pernah pergi dan menjauh dari hidupku... yaitu keluarga...
aku merasa mereka lah keluarga ku yang sebenarnya...
keluarga yang kokoh...
dimana ada masalah, disitu, diselesaikan bersama...
dimana ada kendala, disitu, dicari solusi bersama...
dimana ada kebahagiaan, disitu, dibagikan ke semua...
Dan...
Ketika datang dan mendekatlah seseorang padaku... (lagi...)
perasaan yang dulu pernah aku rasakan...
dia telah menuntunku sedikit untuk ke arah yang benar... meski tidak secara langsung... (baca:nyindir)
Tuhan, aku mohon kepadamu... inilah jalan yang Engkau berikan kepadaku... terjadilah padaku menurut kehendakMu...
aku tau bahwa jalanNya lah yang terbaik...
sekarang tinggal gimana aku bakal menyikapinya...
terima kasih Tuhan... Teman-teman... Sahabatku...
kalian lah yang akan selalu tertulis dalam note of life ku...
*====*
mari kita mulai lagi...

*====*
Kemarin, Tuhan telah menyegarkan aku kembali...
dimana ketika dahulu aku pernah menghancurkan hidupku (2x)...
dimana keterpurukan menghampiriku...
dimana kelakuanku yang aku arahkan ke arah yang negatif...
dimana kelicikan yang negatif aku gencarkan di mana-mana...
semua kebodohan di masa lampau yang selalu membekas di hatiku... >,<
Hampir saja aku terjerumus lagi...
dimana berakhirlah hubunganku dengan kata-kata yang pedas dan tak terarah... >,<
dan kecemburuan kepadanya (karena dia sedang dekat dengan seseorang) yang melanda... >,<
tapi seperti kata Bondan... Ya Sudahlah... ^^
Ya Tuhan, kemarin sodaraku telah Engkau panggil...
dengan kejadian itu aku mendapatkan sebuah pandangan lagi...
dimana kematian tidak bisa kita prediksi...
tidak dokter, tidak romo, tidak cenayang, tidak semua... hanya Engkaulah yang mempunyai kewenangan itu...
kematian bisa menghampiri orang yang sedang senang, sedih, percaya bahwa dia akan sembuh, ataupun orang yang pesimis dengan kesembuhannya...
dengan begitu aku tersadar...
bisa saja besok, atau bahkan dalam hitungan detik saja, kita bakal tiada...
jadi gunakanlah waktu itu sebaik mungkin dan sepositif mungkin...
apapun yang akan terjadi dan apapun yang bakal terjadi...
Sekarang,
aku sudah kembali... (lagi...)
Seseorang telah membimbingku ke arah yang benar... (baca:teman2)
benar apa yang dulu pernah di tulis dalam status FB milik Cornelia Niar "terapi teman", dimana kita bisa melupakan dan sedikit menghapus luka dan perih dengan cara berkumpul dengan teman2...

teman-teman,
mereka memberiku harapan untuk menata hidupku kembali...
mereka menunjukkan sebuah relationship yang dulu pernah pergi dan menjauh dari hidupku... yaitu keluarga...
aku merasa mereka lah keluarga ku yang sebenarnya...
keluarga yang kokoh...
dimana ada masalah, disitu, diselesaikan bersama...
dimana ada kendala, disitu, dicari solusi bersama...
dimana ada kebahagiaan, disitu, dibagikan ke semua...
Dan...
Ketika datang dan mendekatlah seseorang padaku... (lagi...)
perasaan yang dulu pernah aku rasakan...
dia telah menuntunku sedikit untuk ke arah yang benar... meski tidak secara langsung... (baca:nyindir)
Tuhan, aku mohon kepadamu... inilah jalan yang Engkau berikan kepadaku... terjadilah padaku menurut kehendakMu...
aku tau bahwa jalanNya lah yang terbaik...
sekarang tinggal gimana aku bakal menyikapinya...
terima kasih Tuhan... Teman-teman... Sahabatku...
kalian lah yang akan selalu tertulis dalam note of life ku...
*====*
29 June 2010
Dominicia

belum pernah aku temukan perkumpulan anak muda yang sedemikian solid nya, hanya ada di karangasem, tempatku berkeliaran...
di situ terdapat jiwa yang unik, kebiasaan yang unik, meskipun berbeda-beda kami tetap satu. maka dari itu sebagai slogan Dominico Savio "Difference Make Us Unity" terbentuk...
aku menemukan arti dari kehidupan kita sebagai makhluk sosial disini, ketika spiritku pergi ntah kemana mereka lah yang mengembalikannya... semua semangat, semua canda dan tawa, semua kesedihan, semua teriakan, semuanya di satukan menjadi satu paket yang tetap indah...
terima kasih teman2...
kalian mengobarkan semangat hidupku lagi...
aahhaa...
tengz to...
BB~Rakz
BB~Ciyex
BB~Tu2x
BB~Widz
BG~Beth
BG~Zith
BG~Tarz
BG~Kee
BG~Pinz
kapan dance lagi...??
27 May 2010
Dunia ini masih ada yang indah
Leon Saga sudah kembali...
sekarang aku tau apa itu sabar...
apa itu kehidupan...
masih ada rasa kesal...
tp disini aku kan terus berjuang...
masih ada teman2 di sekitar ku...
yang butuh pertolongan ku... *sok di harapkan
bukan cuma dunia nyata...
"OMK Kleco, Domsav, dll..."
dunia maya...
"JLPtl, Droid, kunduler, dll..."
aku tersadar...
kalau aku begini terus...
pasti akan ada yang terugikan...
banyak ^^
kalau emang sama2 terugikan mending aku merugikan + membantu apa yang aku bisa... ^^
serah apa kata kalian...
beginilah aku apa adanya...
anggap saja dunia ini indah...
mau ortu kaya gitu...
keluarga kaya gitu...
teman bicara gitu...
teman mengatakan itu...
pacar bicara gini...
klo emang aku salah...
aku minta maap...
n maklum lah...
tidak ada manusia di dunia ini yang seperti Tuhan...
dan juga di nyanyikan Andra...
"Sempurna"
klo emang perkataan kalian itu tidak benar...
minta maap saja...
sebelum aku memaapkan mu...
wahahaha...
thanx a lot palz...
semua saran dan perkataan"mu" menggugah hatiku...
gag semua seh...
" To be forgotten is worse than death... " <== is no more...
diganti dengan...
" If you have the time to think about dying beautifully... Then why not live beautifully to the end... "
sekarang aku tau apa itu sabar...
apa itu kehidupan...
masih ada rasa kesal...
tp disini aku kan terus berjuang...
masih ada teman2 di sekitar ku...
yang butuh pertolongan ku... *sok di harapkan
bukan cuma dunia nyata...
"OMK Kleco, Domsav, dll..."
dunia maya...
"JLPtl, Droid, kunduler, dll..."
aku tersadar...
kalau aku begini terus...
pasti akan ada yang terugikan...
banyak ^^
kalau emang sama2 terugikan mending aku merugikan + membantu apa yang aku bisa... ^^
serah apa kata kalian...
beginilah aku apa adanya...
anggap saja dunia ini indah...
mau ortu kaya gitu...
keluarga kaya gitu...
teman bicara gitu...
teman mengatakan itu...
pacar bicara gini...
klo emang aku salah...
aku minta maap...
n maklum lah...
tidak ada manusia di dunia ini yang seperti Tuhan...
dan juga di nyanyikan Andra...
"Sempurna"
klo emang perkataan kalian itu tidak benar...
minta maap saja...
sebelum aku memaapkan mu...
wahahaha...
thanx a lot palz...
semua saran dan perkataan"mu" menggugah hatiku...
gag semua seh...
" To be forgotten is worse than death... " <== is no more...
diganti dengan...
" If you have the time to think about dying beautifully... Then why not live beautifully to the end... "
18 May 2010
masa depanku = 0
entah apa yang aku pikirkan sekarang...
entah apa yang akan aku pikirkan nanti...
aku sudah tidak peduli lagi akan hidupku...
semakin lama aku hidup dosa ku akan semakin banyak...
kenapa aku gag langsung mati aja..??
hampir semua orang yang berada didekatku pasti mengatakan "itu ya gara2 kamu..!!"
semangad ku untuk hidup sudah pudar...
trus buat apa aku hidup klo isinya cm membuat orang celaka...??
membuat orang sakit hati...??
membuat orang marah...??
membuat orang benci...??
bahkan pacar dan keluarga yang paling dekat dengan ku pun tidak bisa mengembalikan semangad hidupku...
eh lha kok malah membuat ku semakin terpuruk...
terima kasih ya pacar dan keluargaku...
lalu sapa lagi..??
sapa yang bisa membuat aku kembali bener2 ceria seperti dulu...
bener2 enjoy dengan hidupku seperti dulu...
merasakan indahnya kuliah dan lulus..??
merasakan indahnya persahabatan..??
indahnya kasih sayang pacar dan keluarga..??
arrrgghh...!!
mimpi ku takkan kunjung jadi nyata...
semua itu sia2...
sekarang yang bisa aku lakukan hanyalah menunggu mati...
menunggu ajal...
itu kan yang kalian harapkan dari aku..??
andai saja aku mati...
pasti tidak akan ada lagi yang terluka perasaannya karena aku...
tidak ada lagi yang benci dengan aku...
kenapa setiap hari isi dari hari2ku seperti ini..??
"ini semua gara2 aku..."
gara2 aku ngga pernah nurut ma ortu...
gara2 aku memilih kamu jadi pacarmu...
gara2 aku memutuskan hubungan kita...
gara2 aku mempermainkan perasaanmu...
gara2 aku berhenti kuliah...
gara2 aku meninggalkan kalian...
gara2 aku hidup di antara kalian...
gara2 aku...
maaf ya temand... keluarga... semua...
ini semua telah berakhir...
aku kan jalani hidupku apa adanya saja...
km mau hepi nggeh monggo...
km mau sedih nggeh mboten salah...
urusan nanti pikir nanti...
entah apa yang akan aku pikirkan nanti...
aku sudah tidak peduli lagi akan hidupku...
semakin lama aku hidup dosa ku akan semakin banyak...
kenapa aku gag langsung mati aja..??
hampir semua orang yang berada didekatku pasti mengatakan "itu ya gara2 kamu..!!"
semangad ku untuk hidup sudah pudar...
trus buat apa aku hidup klo isinya cm membuat orang celaka...??
membuat orang sakit hati...??
membuat orang marah...??
membuat orang benci...??
bahkan pacar dan keluarga yang paling dekat dengan ku pun tidak bisa mengembalikan semangad hidupku...
eh lha kok malah membuat ku semakin terpuruk...
terima kasih ya pacar dan keluargaku...
lalu sapa lagi..??
sapa yang bisa membuat aku kembali bener2 ceria seperti dulu...
bener2 enjoy dengan hidupku seperti dulu...
merasakan indahnya kuliah dan lulus..??
merasakan indahnya persahabatan..??
indahnya kasih sayang pacar dan keluarga..??
arrrgghh...!!
mimpi ku takkan kunjung jadi nyata...
semua itu sia2...
sekarang yang bisa aku lakukan hanyalah menunggu mati...
menunggu ajal...
itu kan yang kalian harapkan dari aku..??
andai saja aku mati...
pasti tidak akan ada lagi yang terluka perasaannya karena aku...
tidak ada lagi yang benci dengan aku...
kenapa setiap hari isi dari hari2ku seperti ini..??
"ini semua gara2 aku..."
gara2 aku ngga pernah nurut ma ortu...
gara2 aku memilih kamu jadi pacarmu...
gara2 aku memutuskan hubungan kita...
gara2 aku mempermainkan perasaanmu...
gara2 aku berhenti kuliah...
gara2 aku meninggalkan kalian...
gara2 aku hidup di antara kalian...
gara2 aku...
maaf ya temand... keluarga... semua...
ini semua telah berakhir...
aku kan jalani hidupku apa adanya saja...
km mau hepi nggeh monggo...
km mau sedih nggeh mboten salah...
urusan nanti pikir nanti...
14 May 2010
Naruto Life
Semasa kecilnya Naruto hidup dalam kesendirian. Dia tumbuh tanpa kasih sayang orang tua dan perhatian orang di sekitarnya; dia dijauhi. Karenanya, ia berusaha untuk mencari perhatian orang-orang disekitarnya, dengan berbuat jahil misalnya. Dia berusaha agar dirinya diperhatikan, agar keberadaannya diakui, dia tak segan-segan mengorbankan segalanya untuk itu.
Karena terus menerus dijauhi, Naruto berjanji untuk mewujudkan mimpinya menjadi Hokage, gelar untuk pemimpin di desanya. Sebuah mimpi yang sangat sulit untuk diwujudkannya, terutama karena tak ada satu orang pun yang membantu dan mendukungnya untuk mewujudkan mimpinya, sampai ia bertemu dengan guru Iruka.
Guru Iruka sendiri memiliki masa kecil yang mirip dengan Naruto, kedua orangtuanya tewas dalam pertarungan melawan Kyuubi, yang sekarang bersemayam di tubuh Naruto. Hal ini membuat Iruka mengerti penderitaan yang dialami Naruto. Ia selalu berusaha membuat Naruto senang dan melupakan kesedihannya. Iruka adalah orang pertama yang mau mengakui keberadaan Naruto. Jika bukan karenanya, mungkin Naruto tidak akan pernah menjadi ninja seperti sekarang.
=================================================================
Curhat ah...
Kalau itu semua di hubungkan dengan kehidupanku, memiliki cerita yang hampir sama. Cuma bedanya waktu kecil masih lucu2nya anak2, jadi masih di sayang dan diperhatikan ortu...
Tapi aku merasakan semakin hari semakin bertambahnya usiaku semakin berkurang kasih sayang dan perhatian mereka...
Disini aku telah di kecewakan orang tuaku untuk kesekian kalinya...
Apa salahku...??
Apa gara2 di dalam benak ku ini hanya ada kata2 "Gag boleh ada kata minta.." ??
Jadi aku selalu berusaha untuk hidup mandiri. Untuk berjuang sendiri tanpa ada dorongan dan semangat dari mereka...
"Kalau aku menginginkan "barang itu" maka aku harus berusaha sendiri untuk mendapatkan "barang itu" sendiri tanpa minta orang tua..."
Aku salah ya..??
Selama ini aku hanya mengandalkan dorongan dari teman2 dan sahabat2 ku saja...
Tanpa mereka, saat ini aku pasti sudah tiada...
Bukan ortu, tapi teman dan sahabatlah yang telah mengajarkan bagaimana untuk bersabar...
Terima Kasih yah...
Saat ini aku ingin keluar di dunia luas ini...
Aku sudah tak peduli apa kata dunia...
Yang penting aku akan berusaha sedapat mungkin untuk membuat orang2 disekitarku merasa enjoy dan bahagia dengan keberadaanku...
Aku ingin cerita 2 terbesar dari sekian banyak kekecewaan yang pernah di berikan oleh orang tua...
Pertama:
Saat Kuliah pertama ku di ATMI, sebenarnya aku merasakan enjoy kuliah di sana. Meski IP pas2an waktu itu...
Saat aku duduk di semester 3, ortu berkata "bakal memperbaiki kompi untuk ngerjain tugas2ku" tp sampai aku keluar ATMI baru itu kompi diganti...
apa harus nunggu aku keluar ATMI dolo baru diganti??
brarti tuh kompi diganti wat adek2 ku??
trus ada lagi tugas dari internet buat cari2 bahan atau yang lainnya banyak sekali bahkan sampai menumpuk...
ortu pun memberi kan janji bakal kasih speedy besok, bahkan sampai membawakan brosur speedy... tp kenyataannya setelah aku keluar ATMI baru dipasang tu speedy...
apa harus nunggu aku keluar ATMI dolo baru dipasang speedy nya??
hal yang sama...
pada saat itu emosiku masih di tak bisa aku kendalikan...
jadi cepat emosi dan cepat pula mengambil keputusan...
akhirnya dengan keadaan yang selalu tertekan seperti itu aku memberanikan diri minta uang saku lebih...
setelah itu aku berniat pergi dari rumah...
dan cari2 alasan wat keluar dari ATMI... >.<
setelah lama gag pulang eh malah ketemu dan diajak pulang... ^^
ya sudahlah... untung pas ketemu emosi udah reda...
dan aku pun keluar dari ATMI...
setelah itu pun keadaan masih sama saja...
masih gag adil di mata ku...
kenapa harus begitu.. ??
Kedua:
setelah beberapa saat akhirnya aku kuliah di jugja...
awal mula aku menemukan arti dari kata keluarga itu...
bukan keluarga yang sebenarnya...
sampai disana, di jogja...
aku dapat kos, tp saat itu aku gag di beri apa2 oleh ortu...
cm di carikan kos saja dan dikasi tiker yang kaya kasur...
awal masuk kos aku mulai menabung...
aku pun bisa membeli speaker + mp3...
saat itu pun dalam kamar kos cuma ada tiker, meja, lemari, mp3 + speaker... itu bertahan mpe hampir semester 2 berakhir...
akhirnya aku di belikan laptop juga pada akhir semester 2...
mayan ada hiburan...
tapi....
masa suram ku terletak di semester 3 dan 4...
bayangkan...
bagaimana rasanya tak pernah di sms atau di telp ama orang tua saat km jauh dari rumah...??
bahkan sampai gag pernah di kunjungi ke kos, satu kali pun gag pernah saat semester 3 dan 4.. ???
mulai saat itu masa2 kelam pun terulang lagi...
aku mulai agak down... tp saat itu ada teman2 yang membuatku semangat lagi...
akhir semester 5.. ???
puncak jaya masa suramb... cacad abis... hampir bunuh diri... ^^
tp untung ada Niken Sawitri di sana...
ada teman2 kos ku disana... yang selalu memberikan penghiburan...
di situ pengalaman 2 tahun yang lalu terulang lagi... >.<
memberikan iming2 palsu...
bahkan bukan hanya ortu...
dosenku yang saat itu jadi kaprodi pun ikut2an seperti itu... BAJINDOL !!! rasane pengen banget bunuh tu orang...
tp selalu hatiku di tenangkan oleh Niken Sawitri... >.<
meski dia pun kadang aku bentak2 karena mood ku yang hamburadul ^^
tapi dia tetap setia berada di sampingku... memberikan support...
maap ya sayang dan terima kasih juga... >.<
setelah sekian lama menganggur di rumah... terasa sudah rasa gag adil itu...
aku membayangkan...
adek2ku... *iri mode
angga... adik ku yang pertama...
dia bisa membeli "cash" setiap bulan... kalo aku dulu makan aja masih mikir2 apa lagi beli pulsa m2 wat OL... dapat uang darimana coba???
angga bisa OL setiap hari dan maen game online...
senangnya hidup seperti itu...
andai aku dolo seperti ini... *iri ^^
trus aku liat lagi...
tas sekolah...
bayangkan...
tas punyaku itu hanya pinjaman dari pacarku...
aku gag pernah di belikan... >.<
sepatu... itu pun aku pakai 5 tahun... >.<
aku sadar mungkin ini memang salahku yang tak pernah minta ortu...
tp aku juga berpikir...
"lha wong di janje ni ae ra bakal di tukokne opo meneh njalok??"
(klo aku di beri janji aja gag bakal pernah di belikan apa lagi kalo aku yang minta??)
gege.. adiku yang ke 2...
dia yang hidupnya paling sukses...
dia cuma tanya pun bakal dibelikan...
contoh:
ini terjadi beberapa hari yang lalu...
"mah, gag punya jaket dari bahan jeans to..??"
setelah tanya itu...
besoknya aku liat gege udah pake jaket jeans...
ternyata langsung dibelikan... expres... >.<
apa yang gege mau bakal di tepati dalam waktu yang tidak lama...
hidup ini penuh dengan rasa iri...
ehehehe...
adakah seseorang yang bisa menyelamatkan aku keluar dari penderitaan ini..??
sampai kapan aku harus bersabar..??
sampai kapan aku harus pasang senyum palsu..??
tp sampai saat ini aku gag pernah berpikir untuk berhenti menyayangi mereka...
bagaimana pun juga mereka adalah keluarga ku...
aku sayang adik2 ku...
aku senang mereka gag merasakan apa yang aku rasakan.. ^^
cukup aku saja...
maapkan aku yah...nek selama ini aku agak menyebalkan...
untuk ortuku..
maap udah balas dendam... membuat papa dan mama merasakan kecewa yang aku rasakan...
tp disini aku akan tetap menyayangi kalian seumur hidupku...
mulai saat ini apa pun yang terjadi...
aku akan memupuk semangad hidupku lagi... dan terus...
siapa kah yang bisa mengembalikan semangad hidup ku ini..?? ahahahaw....
Sekian dolo saja...
terima kasih udah menyimak apalagi memberikan comment... ^^
...Bondan Prakoso & Fade 2 Black - Ya Sudahlah...
Karena terus menerus dijauhi, Naruto berjanji untuk mewujudkan mimpinya menjadi Hokage, gelar untuk pemimpin di desanya. Sebuah mimpi yang sangat sulit untuk diwujudkannya, terutama karena tak ada satu orang pun yang membantu dan mendukungnya untuk mewujudkan mimpinya, sampai ia bertemu dengan guru Iruka.
Guru Iruka sendiri memiliki masa kecil yang mirip dengan Naruto, kedua orangtuanya tewas dalam pertarungan melawan Kyuubi, yang sekarang bersemayam di tubuh Naruto. Hal ini membuat Iruka mengerti penderitaan yang dialami Naruto. Ia selalu berusaha membuat Naruto senang dan melupakan kesedihannya. Iruka adalah orang pertama yang mau mengakui keberadaan Naruto. Jika bukan karenanya, mungkin Naruto tidak akan pernah menjadi ninja seperti sekarang.
=================================================================
Curhat ah...
Kalau itu semua di hubungkan dengan kehidupanku, memiliki cerita yang hampir sama. Cuma bedanya waktu kecil masih lucu2nya anak2, jadi masih di sayang dan diperhatikan ortu...
Tapi aku merasakan semakin hari semakin bertambahnya usiaku semakin berkurang kasih sayang dan perhatian mereka...
Disini aku telah di kecewakan orang tuaku untuk kesekian kalinya...
Apa salahku...??
Apa gara2 di dalam benak ku ini hanya ada kata2 "Gag boleh ada kata minta.." ??
Jadi aku selalu berusaha untuk hidup mandiri. Untuk berjuang sendiri tanpa ada dorongan dan semangat dari mereka...
"Kalau aku menginginkan "barang itu" maka aku harus berusaha sendiri untuk mendapatkan "barang itu" sendiri tanpa minta orang tua..."
Aku salah ya..??
Selama ini aku hanya mengandalkan dorongan dari teman2 dan sahabat2 ku saja...
Tanpa mereka, saat ini aku pasti sudah tiada...
Bukan ortu, tapi teman dan sahabatlah yang telah mengajarkan bagaimana untuk bersabar...
Terima Kasih yah...
Saat ini aku ingin keluar di dunia luas ini...
Aku sudah tak peduli apa kata dunia...
Yang penting aku akan berusaha sedapat mungkin untuk membuat orang2 disekitarku merasa enjoy dan bahagia dengan keberadaanku...
Aku ingin cerita 2 terbesar dari sekian banyak kekecewaan yang pernah di berikan oleh orang tua...
Pertama:
Saat Kuliah pertama ku di ATMI, sebenarnya aku merasakan enjoy kuliah di sana. Meski IP pas2an waktu itu...
Saat aku duduk di semester 3, ortu berkata "bakal memperbaiki kompi untuk ngerjain tugas2ku" tp sampai aku keluar ATMI baru itu kompi diganti...
apa harus nunggu aku keluar ATMI dolo baru diganti??
brarti tuh kompi diganti wat adek2 ku??
trus ada lagi tugas dari internet buat cari2 bahan atau yang lainnya banyak sekali bahkan sampai menumpuk...
ortu pun memberi kan janji bakal kasih speedy besok, bahkan sampai membawakan brosur speedy... tp kenyataannya setelah aku keluar ATMI baru dipasang tu speedy...
apa harus nunggu aku keluar ATMI dolo baru dipasang speedy nya??
hal yang sama...
pada saat itu emosiku masih di tak bisa aku kendalikan...
jadi cepat emosi dan cepat pula mengambil keputusan...
akhirnya dengan keadaan yang selalu tertekan seperti itu aku memberanikan diri minta uang saku lebih...
setelah itu aku berniat pergi dari rumah...
dan cari2 alasan wat keluar dari ATMI... >.<
setelah lama gag pulang eh malah ketemu dan diajak pulang... ^^
ya sudahlah... untung pas ketemu emosi udah reda...
dan aku pun keluar dari ATMI...
setelah itu pun keadaan masih sama saja...
masih gag adil di mata ku...
kenapa harus begitu.. ??
Kedua:
setelah beberapa saat akhirnya aku kuliah di jugja...
awal mula aku menemukan arti dari kata keluarga itu...
bukan keluarga yang sebenarnya...
sampai disana, di jogja...
aku dapat kos, tp saat itu aku gag di beri apa2 oleh ortu...
cm di carikan kos saja dan dikasi tiker yang kaya kasur...
awal masuk kos aku mulai menabung...
aku pun bisa membeli speaker + mp3...
saat itu pun dalam kamar kos cuma ada tiker, meja, lemari, mp3 + speaker... itu bertahan mpe hampir semester 2 berakhir...
akhirnya aku di belikan laptop juga pada akhir semester 2...
mayan ada hiburan...
tapi....
masa suram ku terletak di semester 3 dan 4...
bayangkan...
bagaimana rasanya tak pernah di sms atau di telp ama orang tua saat km jauh dari rumah...??
bahkan sampai gag pernah di kunjungi ke kos, satu kali pun gag pernah saat semester 3 dan 4.. ???
mulai saat itu masa2 kelam pun terulang lagi...
aku mulai agak down... tp saat itu ada teman2 yang membuatku semangat lagi...
akhir semester 5.. ???
puncak jaya masa suramb... cacad abis... hampir bunuh diri... ^^
tp untung ada Niken Sawitri di sana...
ada teman2 kos ku disana... yang selalu memberikan penghiburan...
di situ pengalaman 2 tahun yang lalu terulang lagi... >.<
memberikan iming2 palsu...
bahkan bukan hanya ortu...
dosenku yang saat itu jadi kaprodi pun ikut2an seperti itu... BAJINDOL !!! rasane pengen banget bunuh tu orang...
tp selalu hatiku di tenangkan oleh Niken Sawitri... >.<
meski dia pun kadang aku bentak2 karena mood ku yang hamburadul ^^
tapi dia tetap setia berada di sampingku... memberikan support...
maap ya sayang dan terima kasih juga... >.<
setelah sekian lama menganggur di rumah... terasa sudah rasa gag adil itu...
aku membayangkan...
adek2ku... *iri mode
angga... adik ku yang pertama...
dia bisa membeli "cash" setiap bulan... kalo aku dulu makan aja masih mikir2 apa lagi beli pulsa m2 wat OL... dapat uang darimana coba???
angga bisa OL setiap hari dan maen game online...
senangnya hidup seperti itu...
andai aku dolo seperti ini... *iri ^^
trus aku liat lagi...
tas sekolah...
bayangkan...
tas punyaku itu hanya pinjaman dari pacarku...
aku gag pernah di belikan... >.<
sepatu... itu pun aku pakai 5 tahun... >.<
aku sadar mungkin ini memang salahku yang tak pernah minta ortu...
tp aku juga berpikir...
"lha wong di janje ni ae ra bakal di tukokne opo meneh njalok??"
(klo aku di beri janji aja gag bakal pernah di belikan apa lagi kalo aku yang minta??)
gege.. adiku yang ke 2...
dia yang hidupnya paling sukses...
dia cuma tanya pun bakal dibelikan...
contoh:
ini terjadi beberapa hari yang lalu...
"mah, gag punya jaket dari bahan jeans to..??"
setelah tanya itu...
besoknya aku liat gege udah pake jaket jeans...
ternyata langsung dibelikan... expres... >.<
apa yang gege mau bakal di tepati dalam waktu yang tidak lama...
hidup ini penuh dengan rasa iri...
ehehehe...
adakah seseorang yang bisa menyelamatkan aku keluar dari penderitaan ini..??
sampai kapan aku harus bersabar..??
sampai kapan aku harus pasang senyum palsu..??
tp sampai saat ini aku gag pernah berpikir untuk berhenti menyayangi mereka...
bagaimana pun juga mereka adalah keluarga ku...
aku sayang adik2 ku...
aku senang mereka gag merasakan apa yang aku rasakan.. ^^
cukup aku saja...
maapkan aku yah...nek selama ini aku agak menyebalkan...
untuk ortuku..
maap udah balas dendam... membuat papa dan mama merasakan kecewa yang aku rasakan...
tp disini aku akan tetap menyayangi kalian seumur hidupku...
mulai saat ini apa pun yang terjadi...
aku akan memupuk semangad hidupku lagi... dan terus...
siapa kah yang bisa mengembalikan semangad hidup ku ini..?? ahahahaw....
Sekian dolo saja...
terima kasih udah menyimak apalagi memberikan comment... ^^
...Bondan Prakoso & Fade 2 Black - Ya Sudahlah...
19 January 2010
Salah Satu Dari Banyak Ilmu Yang Saya Dapat Waktu KP
Kalian beli buku-buku tentang pengetahuan / analisa tapi selain novel dan buku-buku pelajaran berapa buku dalam jangka waktu 1 bulan??
Kalo kalian beli tuh buku, apa yang pertama kali kalian liat??
Isinya??
Menurut pengalaman ku selama ini ketika membeli buku dan selalu saja terjebak, hal pertama yang harus dilihat saat ingin membeli buku itu ternyata adalah latar belakang dari sang pengarang...
Kebanyakan pengarang-pengarang lokal biasanya lebih suka "kalo aku berhasil bikin buku ini dapat untung berapa ya?" daripada "biar anak cucu kita lebih baik dari aku, dengan membaca buku ini"
Nah dengan adanya kata-kata itu maka sang pengarang lokal ini lebih memilih pengetahuan seminim mungkin tapi dapat menghasilkan penghasilan semaksimal mungkin, alhasil sang pengarang lokal lebih suka copas dari internet, kumpulin semua dari situ trus edit dan di jadiin satu deh... jadi sudah itu buku... (dari kebanyakan buku yang aku baca loh ^.,^).
Tau gag kenapa bisa begitu..??
Kata-kata ini saya dapat waktu KP di balaraja...
Satu dari sebagian kata-kata yang saya dapat dan menusuk di hati
"Orang Indonesia itu kebanyakan menjadi konsumen, karena pola pikir kita yang sudah ditanamkan semenjak penjajahan dolo"
begini ceritanya :
Dulu waktu Indonesia di jajah Belanda, tentara Jepang datang dan berpura-pura menyelamatkan Indonesia dari penjajahan.
Nah dari situ kita (Warga Indonesia) hanya dilatih untuk mempergunakan senjata saja. Pada waktu itu PETA kalo gag salah. Dari situ juga Bangsa Indonesia itu sudah tertanam sampai terbawa ke anak cucu, tentang "mempergunakan", andai saja waktu itu ada warga Indonesia yang mau berpikir "Bagaimana ya membuat senjata ini??" ato "Bisa gag ya senjata ini dibuat supaya bisa lebih kuat dari senjata ini??", kita sebagai warga Indonesia gag bakal kaya gini... ^.,^ (aku juga sudah terkena dampak seh... mulai tersadar dikit)
Makanya perbedaan yang paling mencolok itu lebih tertuju pada kata :Consume: daripada :Produce:
Ada seh yang mulai Produce.. tapi telat... ato kalo ngga ya "ngikut"...
Kita lebih sering menggunakan komputer, HP dsb yang dibuat oleh Perusahaan Luar...
Kenapa gag bikin sendiri???
hehehe...
Bikin Hape tu mudah...
Kalo kalian punya kemauan...
Ilmu itu, jaman sekarang mudah banget didapet... dengan modal 3000-5000 aja dah bisa puas cari-cari ilmu...
ato bahkan kalian yang udah "dipasangin internet + komputer tinggal pake tanpa bayar lagi...", enaknya...
Kalo dulu harus cari dolo bukunya... dan juga harus beli >.,<, internet?? apa itu??
Jamanku dolo waktu pertama kali komputer muncul harganya 12 juta bo... pentium 3 tuh...
(beruntung lah kalian yang beranjak dewasa dan sudah mengenal internet dan Komp >.,<)
Makanya kalo punya koneksi internet jangan cuma buat buka FB ajah... Cari-cari ilmu dunk...
Google = gudang ilmu tuh...
Apa kalian mau kita selalu dimanfaatkan terus sama orang Luar??
Kita sebagai "Generasi Muda Baru" (dapet dari adek), harus lebih:
berpikir, tapi jangan asal menghapal...
bertindak, tapi jangan asal nyelonong...
Kita hidup di dunia ini yang penting dan dasar adalah Pola Pikir Kita dan Kemauan Kita bukan Penghapalan / Kepandaian Menghapal Kita atau bahkan Jabatan Kita...
Latih Pola Pikir Kalian Kauwand...
Berpikirlah untuk Maju...
Pikiran itu kuat loh...
(seperti pada post pada blog saya sebelumnya ^.,^)
Kalian pasti BISA...
Best Regard....
Leon..
Kalo kalian beli tuh buku, apa yang pertama kali kalian liat??
Isinya??
Menurut pengalaman ku selama ini ketika membeli buku dan selalu saja terjebak, hal pertama yang harus dilihat saat ingin membeli buku itu ternyata adalah latar belakang dari sang pengarang...
Kebanyakan pengarang-pengarang lokal biasanya lebih suka "kalo aku berhasil bikin buku ini dapat untung berapa ya?" daripada "biar anak cucu kita lebih baik dari aku, dengan membaca buku ini"
Nah dengan adanya kata-kata itu maka sang pengarang lokal ini lebih memilih pengetahuan seminim mungkin tapi dapat menghasilkan penghasilan semaksimal mungkin, alhasil sang pengarang lokal lebih suka copas dari internet, kumpulin semua dari situ trus edit dan di jadiin satu deh... jadi sudah itu buku... (dari kebanyakan buku yang aku baca loh ^.,^).
Tau gag kenapa bisa begitu..??
Kata-kata ini saya dapat waktu KP di balaraja...
Satu dari sebagian kata-kata yang saya dapat dan menusuk di hati
"Orang Indonesia itu kebanyakan menjadi konsumen, karena pola pikir kita yang sudah ditanamkan semenjak penjajahan dolo"
begini ceritanya :
Dulu waktu Indonesia di jajah Belanda, tentara Jepang datang dan berpura-pura menyelamatkan Indonesia dari penjajahan.
Nah dari situ kita (Warga Indonesia) hanya dilatih untuk mempergunakan senjata saja. Pada waktu itu PETA kalo gag salah. Dari situ juga Bangsa Indonesia itu sudah tertanam sampai terbawa ke anak cucu, tentang "mempergunakan", andai saja waktu itu ada warga Indonesia yang mau berpikir "Bagaimana ya membuat senjata ini??" ato "Bisa gag ya senjata ini dibuat supaya bisa lebih kuat dari senjata ini??", kita sebagai warga Indonesia gag bakal kaya gini... ^.,^ (aku juga sudah terkena dampak seh... mulai tersadar dikit)
Makanya perbedaan yang paling mencolok itu lebih tertuju pada kata :Consume: daripada :Produce:
Ada seh yang mulai Produce.. tapi telat... ato kalo ngga ya "ngikut"...
Kita lebih sering menggunakan komputer, HP dsb yang dibuat oleh Perusahaan Luar...
Kenapa gag bikin sendiri???
hehehe...
Bikin Hape tu mudah...
Kalo kalian punya kemauan...
Ilmu itu, jaman sekarang mudah banget didapet... dengan modal 3000-5000 aja dah bisa puas cari-cari ilmu...
ato bahkan kalian yang udah "dipasangin internet + komputer tinggal pake tanpa bayar lagi...", enaknya...
Kalo dulu harus cari dolo bukunya... dan juga harus beli >.,<, internet?? apa itu??
Jamanku dolo waktu pertama kali komputer muncul harganya 12 juta bo... pentium 3 tuh...
(beruntung lah kalian yang beranjak dewasa dan sudah mengenal internet dan Komp >.,<)
Makanya kalo punya koneksi internet jangan cuma buat buka FB ajah... Cari-cari ilmu dunk...
Google = gudang ilmu tuh...
Apa kalian mau kita selalu dimanfaatkan terus sama orang Luar??
Kita sebagai "Generasi Muda Baru" (dapet dari adek), harus lebih:
berpikir, tapi jangan asal menghapal...
bertindak, tapi jangan asal nyelonong...
Kita hidup di dunia ini yang penting dan dasar adalah Pola Pikir Kita dan Kemauan Kita bukan Penghapalan / Kepandaian Menghapal Kita atau bahkan Jabatan Kita...
Latih Pola Pikir Kalian Kauwand...
Berpikirlah untuk Maju...
Pikiran itu kuat loh...
(seperti pada post pada blog saya sebelumnya ^.,^)
Kalian pasti BISA...
Best Regard....
Leon..
11 January 2010
Pengalaman Hidup Seorang Mahasiswa
"Masa Sekolah + Kuliah adalah masa yang paling indah..."
Kawula muda jaman sekarang kebanyakan berpikir tentang:
"Aduh... Sekolah kok gini-gini aja... bosan...."
"Waarrghh... Banyak PR dan tugas..."
"Waduh... besok ujian... harus belajar neh..."
"huaaammm... pelajaran kok bikin ngantuk..."
Apa kalian merasakan hal yang sama..??
Buang pikiran seperti itu jauh-jauh...
Baliklah pikiran kalian...
Pikir jauh kedepan sana...
Apa kalian masih merasakan bahwa Sekolah / Kuliah itu hal yang paling membosankan..??
Ingat baik-baik...
Ketika kita sekolah, orang tua bersusah payah mencarikan dana agar kita bisa membeli kebutuhan-kebutuhan sekolah...
Kita sekolah itu kerjaannya ya cuma itu sekolah...
Paling jauh juga belajar...
Kalau saya bertanya...
Apa fungsinya belajar..???
Belajar kan juga demi kepentingan kita sendiri kan??
Sapa yang rugi kalau gag belajar?? ~kita sendiri kan..??
Emang orang tua bakal rugi kalau kita gag belajar??
mereka gag rugi...
paling cuma rugi di material... (kalo harus sampe mengulang pelajaran alias gag naik kelas~)
material mah bisa di cari...
pinjam kek...
usaha kek...
nunggu gajian kek...
kan bakal balek lagi tu uang klo bersabar dan bekerja...
Klo gag belajar itu yang rugi kita sendiri...
Hidup kita masih enak semasa sekolah dan kuliah...
Apa2 bisa di penuhin oleh orang tua...
Pakaian sekolah, uang saku, maem, minum, rumah, transport, dan semuanya...
Bahkan kadang di ajak liburan gratis kan..??
Makanya temen-temen...
Sadarlah...
Keburu ntar kamu udah gede dan udah punya keluarga...
Jangan sampe telat menyadarinya...
Orang tua selalu ingin lihat anaknya bahagia...
Mumpung kalian masih muda dan belum punya kesibukan lain selain menambah ilmu...
Semangat...
Setelah teman2 dewasa nanti, kalian bakal kangen sama "masa2 sekolah dan kuliah"...
kalian bakal menyadari bahwa belajar itu penting...
dan Sekolah/Kuliah itu masa-masa paling nyaman dalam hidup kita...
Dan satu lagi ada motivasi tentang orang tua...
*Ini di khususkan kepada para remaja yang merantau... sekolah / kuliah di beda kota dengan orang tua...
satu kalimat yang harus di camkan...
"Seringlah pulang mengunjungi orang tua kalian..."
Mumpung masih bisa pulang dengan gratis, banyaklah pulang dan bertemu dengan orang tua kalian...
Orang Tua kalian merindukan kalian...
pengen melihat kita baik-baik saja dan masih bisa tersenyum kepada mereka...
hanya itu... (susah..??)
Kalian juga akan merasakan sendiri ketika kita sudah memiliki keluarga sendiri...
punya penghasilan sendiri...
Motivasi untuk pulang ke rumah orang tua itu bakal berkurang...
Atau bahkan menjadi 0...
(atau karena "aduh... gajiku tidak begitu banyak, untuk pulang aja pas2an...")
Seringlah berkunjung pada orang tua...
Orang Tua adalah segalanya...
Tanpa mereka kita gag bakal bisa hidup sampai sejauh ini...
Hormatilah Orang Tua kalian, buat mereka bangga dan bahagia akan kehidupan mereka sejauh ini...
Itu saja...
Sekian...
Semoga bisa menjadi motivasi buat teman-teman sekalian...
Terima kasih atas perhatiannya...
Ucapan singkat dari pengalaman hidup yang pernah aku rasakan dan telat untuk menyadarinya...
Leon...
Kawula muda jaman sekarang kebanyakan berpikir tentang:
"Aduh... Sekolah kok gini-gini aja... bosan...."
"Waarrghh... Banyak PR dan tugas..."
"Waduh... besok ujian... harus belajar neh..."
"huaaammm... pelajaran kok bikin ngantuk..."
Apa kalian merasakan hal yang sama..??
Buang pikiran seperti itu jauh-jauh...
Baliklah pikiran kalian...
Pikir jauh kedepan sana...
Apa kalian masih merasakan bahwa Sekolah / Kuliah itu hal yang paling membosankan..??
Ingat baik-baik...
Ketika kita sekolah, orang tua bersusah payah mencarikan dana agar kita bisa membeli kebutuhan-kebutuhan sekolah...
Kita sekolah itu kerjaannya ya cuma itu sekolah...
Paling jauh juga belajar...
Kalau saya bertanya...
Apa fungsinya belajar..???
Belajar kan juga demi kepentingan kita sendiri kan??
Sapa yang rugi kalau gag belajar?? ~kita sendiri kan..??
Emang orang tua bakal rugi kalau kita gag belajar??
mereka gag rugi...
paling cuma rugi di material... (kalo harus sampe mengulang pelajaran alias gag naik kelas~)
material mah bisa di cari...
pinjam kek...
usaha kek...
nunggu gajian kek...
kan bakal balek lagi tu uang klo bersabar dan bekerja...
Klo gag belajar itu yang rugi kita sendiri...
Hidup kita masih enak semasa sekolah dan kuliah...
Apa2 bisa di penuhin oleh orang tua...
Pakaian sekolah, uang saku, maem, minum, rumah, transport, dan semuanya...
Bahkan kadang di ajak liburan gratis kan..??
Makanya temen-temen...
Sadarlah...
Keburu ntar kamu udah gede dan udah punya keluarga...
Jangan sampe telat menyadarinya...
Orang tua selalu ingin lihat anaknya bahagia...
Mumpung kalian masih muda dan belum punya kesibukan lain selain menambah ilmu...
Semangat...
Setelah teman2 dewasa nanti, kalian bakal kangen sama "masa2 sekolah dan kuliah"...
kalian bakal menyadari bahwa belajar itu penting...
dan Sekolah/Kuliah itu masa-masa paling nyaman dalam hidup kita...
Dan satu lagi ada motivasi tentang orang tua...
*Ini di khususkan kepada para remaja yang merantau... sekolah / kuliah di beda kota dengan orang tua...
satu kalimat yang harus di camkan...
"Seringlah pulang mengunjungi orang tua kalian..."
Mumpung masih bisa pulang dengan gratis, banyaklah pulang dan bertemu dengan orang tua kalian...
Orang Tua kalian merindukan kalian...
pengen melihat kita baik-baik saja dan masih bisa tersenyum kepada mereka...
hanya itu... (susah..??)
Kalian juga akan merasakan sendiri ketika kita sudah memiliki keluarga sendiri...
punya penghasilan sendiri...
Motivasi untuk pulang ke rumah orang tua itu bakal berkurang...
Atau bahkan menjadi 0...
(atau karena "aduh... gajiku tidak begitu banyak, untuk pulang aja pas2an...")
Seringlah berkunjung pada orang tua...
Orang Tua adalah segalanya...
Tanpa mereka kita gag bakal bisa hidup sampai sejauh ini...
Hormatilah Orang Tua kalian, buat mereka bangga dan bahagia akan kehidupan mereka sejauh ini...
Itu saja...
Sekian...
Semoga bisa menjadi motivasi buat teman-teman sekalian...
Terima kasih atas perhatiannya...
Ucapan singkat dari pengalaman hidup yang pernah aku rasakan dan telat untuk menyadarinya...
Leon...
10 January 2010
Luv Your Dad~
Eh pas liat blog adikku ternyata isinya keren juga~
Aku Pos ya ge...
"Pada hari itu juga, aku hanya duduk termenung. Aku mencoba menyalakan sakelar untuk menghidupkan komputer ku. Entah, ada apa dengan hari itu, powersupply dari komputerku terbakar dan mengeluarkan asap. Sial, aku harus membatalkan niatku untuk bermain game. Ayah ku yang pada saat itu sedang membaca koran kucoba beritahu kejadian tersebut. Dia tersenyum padaku dan berjanji akan memperbaiki komputer ku yang sudah rusak.
**
Selang beberapa waktu akhirnya komputer ku sudah beres. Ayahku mengganti seluruh komponen komputerku yang menghabiskan tak sedikit uang sekitar 2 juta( Menurutku sih penggunaan uang yang tak seharusnya). Tapi, ini lah awalmula kekecawaan ku tumbuh. Sudah berulang-ulang kali kunyalakan tapi tidak bisa. Kucoba lagi tak bisa lagi. Aku sungguh-sungguh kecewa dengan keputusan Ayah yang menurutku tidak dipikirkan terlebih dahulu.
Pikiran ku pun terbawa emosi, dan aku membentak ayahku.
"Pa, kenapa dulu ga sekalian aja beli baru?!!"
( Aneh, beli baru aja 2jt sudah dapet baru, bagus pula... ngapaen jg diperbaiki yang menghabiskan 2jutaan?? )
Ayah ku hanya tersenyum dengan sabar.
Sekali lagi aku membentaknya dan ingin membuat ayahku juga merasakan kekecewaan yang sama denganku, tapi usahaku gagal.
Ayah ku masih dapat tersenyum dengan sabar.
Akhirnya aku meninggalkan ruang komputer dan bergegas berlari ke kamar untuk meluapkan kekecewaanku. Terlintas di pikiran ku untuk bertanya-tanya, apa sih arti dari senyuman papa ku tadi.
**
Waktu berlalu dengan cepat, dan aku pun sudah menemukan jawabannya.
Ayahku adalah sesuatu yang tak ternilai harganya.
Ayahku adalah seseorang yang sangat sabar kepada anak2nya.
Ayahku selalu tersenyum pada ku karena dia ingin menularkan senyumannya padaku. Ayahku menginginkan aku agar tersenyum padanya sampai dia tidak mungkin bisa melihat lagi senyumanku.
Aku hanya ingin menangis di kamarku.
**
Teman-temanku terkasih, mungkin kadang kala ayah kita yang kita hormati membuat jengkel hati kita. Tapi dibalik itu, Ayah hanya menginginkan yang terbaik buat kita. Ayah hanya ingin melihat kita tersenyum padanya, jika suatu hari nanti dia tidak bisa lagi melihat senyum dan tawa kita tiap hari. Tapi kita yakin, bahwa Ayah akan selalu melihat senyuman kita sampai kita tua nanti.
I LOVE U DAD, :)"
Aku Pos ya ge...
"Pada hari itu juga, aku hanya duduk termenung. Aku mencoba menyalakan sakelar untuk menghidupkan komputer ku. Entah, ada apa dengan hari itu, powersupply dari komputerku terbakar dan mengeluarkan asap. Sial, aku harus membatalkan niatku untuk bermain game. Ayah ku yang pada saat itu sedang membaca koran kucoba beritahu kejadian tersebut. Dia tersenyum padaku dan berjanji akan memperbaiki komputer ku yang sudah rusak.
**
Selang beberapa waktu akhirnya komputer ku sudah beres. Ayahku mengganti seluruh komponen komputerku yang menghabiskan tak sedikit uang sekitar 2 juta( Menurutku sih penggunaan uang yang tak seharusnya). Tapi, ini lah awalmula kekecawaan ku tumbuh. Sudah berulang-ulang kali kunyalakan tapi tidak bisa. Kucoba lagi tak bisa lagi. Aku sungguh-sungguh kecewa dengan keputusan Ayah yang menurutku tidak dipikirkan terlebih dahulu.
Pikiran ku pun terbawa emosi, dan aku membentak ayahku.
"Pa, kenapa dulu ga sekalian aja beli baru?!!"
( Aneh, beli baru aja 2jt sudah dapet baru, bagus pula... ngapaen jg diperbaiki yang menghabiskan 2jutaan?? )
Ayah ku hanya tersenyum dengan sabar.
Sekali lagi aku membentaknya dan ingin membuat ayahku juga merasakan kekecewaan yang sama denganku, tapi usahaku gagal.
Ayah ku masih dapat tersenyum dengan sabar.
Akhirnya aku meninggalkan ruang komputer dan bergegas berlari ke kamar untuk meluapkan kekecewaanku. Terlintas di pikiran ku untuk bertanya-tanya, apa sih arti dari senyuman papa ku tadi.
**
Waktu berlalu dengan cepat, dan aku pun sudah menemukan jawabannya.
Ayahku adalah sesuatu yang tak ternilai harganya.
Ayahku adalah seseorang yang sangat sabar kepada anak2nya.
Ayahku selalu tersenyum pada ku karena dia ingin menularkan senyumannya padaku. Ayahku menginginkan aku agar tersenyum padanya sampai dia tidak mungkin bisa melihat lagi senyumanku.
Aku hanya ingin menangis di kamarku.
**
Teman-temanku terkasih, mungkin kadang kala ayah kita yang kita hormati membuat jengkel hati kita. Tapi dibalik itu, Ayah hanya menginginkan yang terbaik buat kita. Ayah hanya ingin melihat kita tersenyum padanya, jika suatu hari nanti dia tidak bisa lagi melihat senyum dan tawa kita tiap hari. Tapi kita yakin, bahwa Ayah akan selalu melihat senyuman kita sampai kita tua nanti.
I LOVE U DAD, :)"






